INDUNG
Indung
Kidung mengalun saat sayup memanggil
Antara sadar , mataku terbuka menatap senyum Indung
Halus usapan terasa di kening mengusir cucuran butiran halus di kepala
Indung
Dengarkan seruling diantara senyum dan kegalauan
Penantianku diujung gelincir matahari menahan rindu Indung
Gelisah indung diantara dua nada seruling
Mengaliarkan butiran bening menenangkan diri
Indung
Serulingmu antara mimpi demamku
Serulingmu ku tiup mengusir mimpi
Menghilangkan cucuran keringat
Mendinginkan panas tubuhku
Indung
Peluhmu sirna
Lelahmu tak terbayarkan
Indung
Serulingmu masih berjalan dalam hidupku
Mengalir dalam kenangan meski seruling melapuk
Hadirmu dalam detakku diantara dua nada serulingmu
(Memory dengan indung tahun 1979 saat demamku tak kunjung hilang. Seruling dua nadamu menjadi pelipur hatiku.)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar